Daisypath Anniversary tickers

Wednesday, September 17, 2014

Bridezilla's First Aid!

Hi all,

Sebagai calon pengantin yg sering dipusingkan dengan berbagai urusan pra-pernikahan, pasti gak mau dong tambah ribet dengan perintilan yang sering terlewatkan. Apalagi hubungannya sama kecantikan! Karena kita nanti bakalan jadi pusat perhatian, pastikan penampilan saat hari H tetap prima walau sebelumnya kita harus pontang-panting ngurusin daftar persiapan yang sepertinya hampir ga ada habisnya.

Facial, checked. Luluran, checked. Perias andalan? Udah di-booking dari jauh-jauh hari. Sudah lengkap semuanya? Tentu belum. Satu lagi yang gak boleh dilupakan adalah kulit bebas bulu dong! Terlebih jika busana yang akan digunakan saat hari pernikahanmu agak sedikit terbuka. Tapi jangan salah, untuk yg berhijab juga hal ini tak tabu lho. Setelah pernikahan nanti 'kan akan tiba malam pertama, dijamin suami akan lebih senang kalau dia tidak harus berurusan dengan "semak belukar" di sana sini. Hihi.

Sumber: groupon.co.uk

Mau sharing aja bagi yang belum biasa dengan beberapa metode "pembasmian" bulu tubuh yang sedang marak di era sekarang contohnya: waxing, laser, IPL, sampai yang bisa dilakukan sendiri di rumah seperti shaver dan epilator. Nah, laser ini sebetulnya tidak bisa dibilang murah. Aku sendiri belum pernah mencoba. Lain halnya dengan IPL (semacam penyinaran yang dilakukan untuk menyingkirkan bulu tubuh secara semi permanen) yang relatif lebih terjangkau ketimbang laser, hanya saja mungkin kalian harus menyesuaikan jadwal kedatangan/absensi ke tempat IPL (yang aku tau di Jakarta baru ZAP) yang cenderung mesti rutin (aku pernah diceritain ada yang cuma sekali datang langsung hilang bulunya, ada yang mungkin harus lebih dari 8x) aku pernah nyoba IPL ini di ZAP sekitar tahun 2009 tapi gagal karena kurang bisa menyesuaikan schedule dengan kesibukan.



Lalu bagaimana dengan cara mencukur bulu yang bisa dilakukan sendiri di rumah seperti shaving? Walau terbilang ringkas & cukup ekonomis tapi udah gak jaman lho, mengambil resiko terkena pisau cukur yang kurang higienis sehingga permukaan kulit bisa luka dan bukan tidak mungkin menyebabkan infeksi. Terlebih, hasil shaving ini seringkali menyebabkan ketiak hitam dan semakin hari bulu yang baru tumbuh semakin kasar. HIII! Lain lagi dengan epilator. Alatnya sih agak mahal, meskipun memang efektif mencabut bulu. Tapi bagi yang belum biasa, efek setelah mencabuti bulu dengan epilator akan terasa sakit di kulit. Makanya mesti rajin sedia kompres dingin sehabis mencabuti bulu-bulu di kulit.



Last but not least, aku ingin sharing aja nih sama cara jitu yang beberapa tahun terakhir udah aku pakai dan terbukti efektif! Yaitu hair removal cream. Sebetulnya ada beberapa merk, tapi yang cocok kualitas dan harganya di aku itu merk Veet. Apalagi dia menyediakan beberapa varian sesuai jenis kulit. Ada yg untuk kulit normal, kering, maupun sensitif. Aku sendiri kulitnya kebetulan sensitif jadi butuh perlindungan ekstra. Cara memakainya pun cukup mudah. Tinggal aplikasikan ke kulit yang mau dihilangkan bulunya. Diamkan 5 menit dan pakai spatulanya seperti kalian memakai pisau cukur, hanya saja yang ini tidak berpotensi menyebabkan lecet. Kalau saat membersihkan bulunya masih ada yang belum hilang, kalian hanya perlu mendiamkan krimnya lebih lama lagi tapi maksimal 10 menit aja ya :)

Oh iya, aku pakai hair removal cream dari Veet ini paling maksimalpenggunaannya untuk menghilangkan bulu-bulu halus pada permukaan kaki. Kedua, di ketiak. Selamat mencoba dan semoga puas dengan hasilnya! Ingat, kulit mulus bebas bulu penting banget keberadaannya di hari pernikahan kalian lho! Tunggu apa lagi, ayo gunakan metode penghilangan bulu yg kalian paling suka dan nikmati kulit bersih dan putih di seluruh permukaan tubuh :)

Friday, August 22, 2014

Jakarta Wedding Festival is ON!

Bagi yang belum sempet ke pameran pernikahan, mulai hari ini tanggal 22 Agustus 2014 sampai 24 Agustus 2014 akan digelar lagi event Jakarta Wedding Festival lho. Bertempat di JCC Senayan, helatan ini akan mewadahi banyak sekali vendor-vendor yang berhubungan dengan pernikahan. Mulai dari dekorasi, wedding cake, undangan dan suvenir, venue dan Contact Person hotel-hotel yang biasa digunakan sebegai tempat resepsi pernikahan, busana pengantin dan makeup artist, cincin kawin, fotografi dan videografi, instant photo booth sampai perempongan pasca pernikahan seperti "provider" bulan madu lho!



Aku sendiri sempet ke sana tahun lalu waktu lagi rempong-rempongnya nyiapin pernikahan. Acaranya lumayan berguna kok, terutama buat kamu yang lagi merencanakan pernikahan bertema internasional. Lihat-lihat dulu juga gapapa. Justru dapat banyak brosur untuk kalian membandingkan harga antara satu vendor dengan vendor yang lainnya. Plus, banyak gratisan instant photo booth tentunya! Asyik 'kan bisa foto-foto gratis hehehe.

Waktu aku ke sana, sempet bincang-bincang dengan beberapa vendor pernikahan seperti Hotel The Ritz-Carlton, Jakarta, vendor undangan (Percetakan) Kuda Laut, suvenir Ivy & Co, juga suvenir dengan harga yang terjangkau seperti contohnya Fine Souvenir, photo booth Moments To Go, makeup artist dan galeri busana pengantin dan tentu saja Weddingku yang memiliki beberapa booth seperti booth majalah, booth konsultasi bulan madu, dan booth suvenir ala Weddingku yang lucu-lucu.

Untuk HTM-nya sendiri, mereka memberlakukan karcis masuk sekitar Rp 20,000 ya. Tapi coba cek Groupon, siapa tau bisa dapat diskon karena dulu aku pun begitu hehehe. Have fun, bridezillas!

Tuesday, August 12, 2014

Yang Mau Honeymoon GRATIS... Dipilih Dipilih...

Hi Bridezillas!

Di tengah-tengah kerepotan menyiapkan hari H pernikahan, ada baiknya mulai merencanakan bulan madu lho. Sekilas kelihatannya mungkin sepele, tapi peran bulan madu ini penting lho sebagai awal pernikahan. Menurut salah satu psikolog/konsultan pernikahan yang pernah kuwawancara, honeymoon berperan penting sebagai langkah awal menuju persiapan bahtera pernikahan. Isinya bukan cuma seneng-seneng aja, tapi kamu juga bisa mulai membahas apa saja yang nanti bakalan kalian hadapi di pangkal awal pernikahan kalian.

Sumber: hitched.com.au
Bulan madu memang nggak perlu jauh-jauh, mudik ke kampung halaman juga bisa jadi perjalanan yg menyenangkan kok. Tapi itu semua pasti butuh biaya kan? Gimana kalo kita sama-sama coba program promo dari Hulaa? Bagi yg belum tahu, bisa intip bio Hulaa via akun Twitter aktifnya di sini

Cara ngedapetin liburan gratis dari Hulaa? Gampang banget! Ikuti langkah-langkah ini:
1. Klik link http://www.hulaa.com?kid=3KZ1V.
2. Daftarkan email kamu (jangan khawatir, privasi kamu senantiasa dijaga kok)
3. Nantikan keberuntunganmu! Hadiahnya ke Hong Kong Disneyland (Seluruh tiket dan akomodasi dibayarin 3 hari 2 malam) atau paling sial ke Bali deh (udah termasuk tiket PP dan menginap di villa bintang 4 lho!) Tunggu apa lagi?

Selamat mencoba dan selamat berlibur (berbulan madu) ya Bridezillas!

Thursday, June 26, 2014

Review Vendor: Souvenir Pengajian Menjelang Pernikahan

Pengajian menjelang pernikahan kami dilaksanakan 2 hari sebelum hari H. Tempatnya tentu saja di rumah masing-masing, dengan sederhana. Buku pengajian, seperti yang sudah saya ceritakan di postingan sebelumnya, dibikinnya di Pasar Tebet (akhirnya rada ngaret 5 hari gitu sih dari yg dijanjikan). Sedangkan, untuk souvenir pengajian sendiri belinya di Pasar Tanah Abang Blok F (di sana banyak menjual sajadah grosir, pashmina grosir, sampai oleh-oleh haji). Untuk suvenir pengajian saya, kebetulan kami memilih pashmina dengan harapan akan jadi cinderamata yg serbaguna, bisa digunakan sebagai kerudung maupun syal (kebetulan peserta pengajian wanita semuanya), dan bisa digunakan di segala cuaca dan musim :) *apalagi musim pancaroba begini*

Harga pashminanya bervariasi karena belinya di beberapa toko. Kenapa? Karena stock mereka sudah menipis. Per satu pashmina harganya berkisar antara Rp 15,000 sampai Rp 20,000 (saya beli sekitar 100 pashmina, 50 utk di rumah saya; 50 untuk di rumah calon suami) kalau di bawah itu bisa jadi lebih mahal tapi kalau belinya lebih banyak bisa jadi lebih murah. Warnanya berwarna-warni (disesuaikan).

Agar nilai jualnya "terkesan" lebih tinggi, saya sejak awal berniat menaruh suvenir dalam kotak tersendiri. Kotaknya sendiri dibikin di Pasar Mayestik. Tepatnya di Radifa Keranjang (agak ujung kalo masuknya dari eskalator drop-off yg depan esa mokan dkk (bukan depan Mandala Resto) *alamatnya saya taruh di bawah posting ini ya). Harga per kotak ukuran 12,5 x 20,5 x 5 CM sekitar 7000 rupiah. Jumlahnya disesuaikan dengan jumlah pashmina tadi. Kira-kira penampakannya sebagai berikut:

Penampakan close-up souvenir pashmina dlm box. Label bikin sendiri :)

Penampakan pashmina sebelum di-box. Pardon my dolls at the back :]

Tapi sayang sebetulnya pas sudah jadi banyak mika yang kurang kenceng dan ada satu kotak penyok di bagian sudut bawah (untung gak gitu kelihatan) ya pas ngambil agak susah juga ya buat ngecek 100 kotak. Tapi setidaknya pengerjaan yg cukup cepat membuat saya tidak usah deg-degan (5 hari lebih cepat daripada yg dijanjikan) dan harga toko ini relatif yg paling murah dibandingan gerai-gerai lain yg sejenis di Mayestik. Gak tau ya kalo readers mungkin punya toko yg lebih murah lagi mah posting aja comment :) So far menurut aku sih toko ini recommended, mungkin harus diwanti-wanti aja supaya bikinnya jangan terlalu buru-buru (dan kalian sendiri juga harus punya spare waktu lebih ya, lebih baik jangan mepet kalo ama vendor apa pun itu) hehehe. Oh iya itu labelnya saya bikin sendiri :) bagus ga? Good luck, all !

Ya beginilah, 100 kotak dikerjakan sendiri hasilnya mayan lah

Radifa Keranjang

Pasar Mayestik
Lt. Semi Basement Blok BKS No: 67, Jakarta Selatan
HP: 021-92774678, 082112011020, 08787099208
Radifa Keranjang di Mayestik menjual dan menerima pesanan: dekorasi hantaran, keranjang parcel, macam2 keranjang bambu, box bingkisan, kerajinan Tasik, dll. 

Monday, June 23, 2014

Review Vendor Wedding: Serenity WO

Hai, karena ada beberapa request untuk review vendor Wedding Organizer... Berikut rincian "cerita"nya waktu aku pakai jasa Serenity WO ya :)



PROS:
1. Mulai dari segi persiapan pernikahan, saya sangat merasa terbantu. Walaupun 'hanya' pesan untuk hari H saja, tapi Serenity WO sudah teken perjanjian dengan saya untuk membantu sejak 2 minggu sebelum pelaksanaan acara terutama menyangkut komunikasi dan technical meeting antar vendor.

2. Waktu technical meeting, aku sempet ada miskomunikasi dgn Janur Kuning soal karpet bunga. Intinya, Janur Kuning bakalan ngangkat karpet bunga abis pengantinnya jalan sedangkan aku maunya (dan ngeh-nya dari surat kontrak) akan ada karpet bunga sepanjang acara. Nah, di sini Serenity WO mau lah bujuk-bujuk sedikit si Mas Harlie dari Janur Kuning. Walaupun itu bukan tanggung jawabnya dia ya. Akhirnya sih keputusannya gak di tempat technical meeting langsung, tapi akhirnya Janur Kuning mau ngasih karpet bunga sepanjang acara. YIPPIE! *review Janur Kuning menyusul ya*

3. Sangat komunikatif dengan saya sebagai CPW dan juga terhadap CPP. Tidak hanya itu, keluarga CPP dan CPW juga merasa terbantu dengan keberadaan dan kiprah Serenity WO di lokasi acara. Jujur aku pikir awalnya WO bakalan menuh-menuhin gedung doang lho, eh ga taunya sebaliknya! Kalau ga ada mereka sih bakalan ancur kali acaraku...

4. Pengambilan keputusan (cenderung bersifat mendadak) yang perlu dilakukan pada saat acara (hari-H) juga sebagian besar dibantu oleh Serenity WO. Dalam hal ini aku ngerasa berterimakasih banget, karena udah keburu gak kepikiran buat mikirin perintilan. (Contohnya pengambilan keputusan ini kayak siapa yg mau nganter aku ke tempat akad: biasanya bukan ibu kandung kok tapi bude atau tante)

5. Ngomong2 soal perintilan, Serenity WO sampe segitunya mikirin nanti panitia dan keluarga mau makan siang apa sebelum akad (karena yg keluarga inti pada harus standby sejak jam 12). Jadi mereka mesenin makanan dari Bakmi GM *dan nalangin uangnya dulu lagi* hehe aku gantinya baru belakangan banget... Maaf ya :P (PS: Sebenernya yg makan sore utk panitia ada dari Resti Catering, cuma kan per kotak jatuhnya sekitar 30ribuan ke atas, sedangkan kalo Bakmi GM sekotak aja cuma sekitar 15-16ribuan dan bisa berdua lagi kalo porsi makannya kayak aku dan mamaku haha)

6. Gak usah khawatir soal kesejahteraan kamu deh. Abis akad aku bener-bener cepet digeret langsung ke ruang ganti untuk rias resepsi, dan udah disiapin seporsi makanan dan minuman biar aku isi perut dulu. (Penting banget agar perut kamu senantiasa terisi pas hari H ya, jangan sampai kosong! Aku sering denger beberapa pengantin pernah pingsan atau bahkan muntah di kebayanya gara2 masuk angin, wah percaya deh kalo panitia dan acaranya terorganisir hal2 yg tidak diinginkan pasti bisa diminimalisir kok)

7. Pamitnya baru bener-bener pas acara udah selesai lho, gak main kabur gitu aja. Sama orang-orang sekitar pun mereka cukup supel. Dan itu pun backstage (kamar rias pengantin) sudah bersih dari sampah. (aku gak liat mereka mungutin sampah tapi somehow aku yakin minimal mereka yg ikut koordinasikan).

8. Sigap. Satu-satunya yg bikin acara (akad) ngaret itu cuma gara2 penghulu telat. (Eits, padahal udah dijemput sama Serenity WO lho, cuma emang penghulu kan di mana2 sama aja ya, apalagi ini kepala KUA-nya sendiri, saranku sih antisipasi saja :))

9. Saran-sarannya membangun. Salah satu contoh karena suvenirku tanaman jadi tadinya mau diantar ke rumahku dulu (sungguh keputusan dariku yg sangat bodoh). Untuuuung aja Serenity kasih saran: suruh aja vendor suvenirnya antar langsung ke lokasi! Sungguh, GAK RIBET jadinya :) Thank youuu Mba Iren.

10. Kalo ada vendor yg rempong, Serenity either kasih saran atau ngebantu biar gak jadi rempong. Contohnya ya waktu Sanggar Liza minta dijemput itu zzz bgt. Akhirnya Serenity WO yg jemput, walau resikonya gak jadi jemput barang bawaanku tapi gapapa lah soalnya kan udah dikasih daftar barang bawaan (berikut rundown dan daftar2 yg lain) sama Serenity WO. Oya bahkan mereka mau diajak diskusi lho sebelum deal (kasih uangmuka) juga. OK kan? :)

CONS:
1. Sebenernya hampir ga ada kontra sih, cuma sedikit heran aja kenapa waktu aku sampai di lokasi si Mba Irene (CP serenity WO) gak pakai seragam. Aku udah sempet nanya sih, cuma kalo ga salah waktu itu jawabnya: anak-anakku pakai (seragam) kok. Jadi kupikir karena Mba Irene abis lahiran makanya gak kerja dulu. Tapi yang ngejemput aku dari tempat rias akad menuju masjid ya Mba Irene. Ya setidaknya meskipun bukan sesuatu yang besar tapi hal ini masih jadi tanda tanya buatku, meski untuk Mba Iren dkk semoga bisa jadi sesuatu yang membuat Serenity WO lebih baik dan lebih sempurna lagi.

2. Oh iya, sama satu lagi ada masalah teknis minor saat resepsi di mana CD (3 keping) yg udah saya burn buat musik, jadi acak urutannya. Tapi ini mungkin ada salah paham dari staf gedung MRPI (Masjid Raya Pondok Indah) juga sih. Sama kalo ga salah hadiah lempar bunga aku sudah bilang itu Voucher Hotel Mulia Rp 500,000 tapi gak dibilangin oleh MC. Lagi-lagi mungkin aja ini masalah teknis MC. Aku gak nanya lagi sih soalnya ini emang minor banget dan gak perlu dipermasalahkan. Bagi yg mau pake Serenity, aku tetep rekomen banget WO ini.

Nilai: 9 dari 10

Bagi yg tertarik, silahkan hubungi di:

Serenity Wedding Consultant & Organizer


Telp: (021)30787973 atau (021)93329981
CP: Mbak Irene (08568855624)
FB: www.facebook.com/serenity.wo

Thursday, May 22, 2014

Review Vendor: RESTI CATERING

Hi para calon pengantin yg sedang bingung, karena banyak yg nanya ke saya soal performa Resti Catering saat hari H pelaksanaan pernikahan saya, ini saya coba tulis review-nya ya! Semoga membantu bagi yang sedang mencari catering...

PROS:
1. Pengerjaan sangat rapi. Warna taplak sesuai request dan sangat rapi jali penampilannya. Tidak seperti catering lain yg beberapa propertinya saya perhatikan sering kotor, kalau Resti ini bersih dan seperti baru beli dari toko (memang pirantinya yang model baru juga sih). Soal warna taplak juga pihak Resti tidak ragu untuk menyesuaikan dengan permintaan klien dan juga warna yang dibawakan oleh vendor dekorasi (karena saya tidak ambil paket, ambilnya lepasan satu2 vendornya), artinya kemampuan kerjasama Resti Catering bisa diapresiasi.
Sudah rapi sebelum resepsi dimulai jam 7
2. Ice carving sesuai yang dijanjikan (huruf M dan huruf Y) ---> jangan diketawain ya, menurut saya detil ini juga penting.
Hurufnya juga gak norak
3. Kecepatan kerja! Saya memang tidak tahu standar catering resepsi jam 7 malem itu mesti jam berapa selesainya. Tapi saat saya diboyong dari masjid untuk ganti rias (sekitar jam 5 an), saya sempet lewat & ngintip ke dalam ruang resepsi. Wow sudah jadi semuanyaaa. Gak ada satu petugas catering pun yang masih beres-beres kecuali kalo ga salah yg standby di deket piring kotor (wah sudah siap aja hehehe)
4. Aneka saladnya setahu aku termasuk bagian dari buffet... Tapi begitu pelaksanaan acara dipisah, jadi kesannya kayak punya gubukan sendiri gitu! Happy deh pokoknya. Pilihan saladnya ada buanyak dan bahan serta bumbu dressing-nya segar :)
Salad buah Resti catering, dengan dressing yang enak!
5. Begitu juga dengan aneka sup yang dipisah walaupun sudah termasuk buffet, jadi kesannya aku punya pondokan lebih banyak :)
Sup krim ayam dengan crouton ini enak lho, dan stand-nya seperti berdiri sendiri kan? Hehe! Oya sebetulnya saya belum sempat nyoba saat Test Food tapi dibawakan ulang oleh Mbak Gatri, diantar langsung ke rumah saya! Servisnya OK banget!
6. Layout/denah buffet dan pondokan saat pelaksanaan sangat rapi; ndak ada space yang terbuang, dan masih ada ruang untuk tamu wira-wiri dan makan.
7. Pihak Marketing yaitu Mbak Gatri fleksibel diajak berdiskusi soal apapun, termasuk detil di luar menu seperti kekhawatiran aku soal calon customer yang mungkin test food di acaraku. Solusi: kalau aku gak salah sih ada penambahan porsi sekitar 5% atau 10% gitu ya, terutama untuk gubukan. Aku terus terang keberatan bukan soal porsi makanan. SAMA SEKALI bukan itu. Kekhawatiran aku hanyalah soal kapasitas gedung. Kalau yg test food makanan satu keluarga sampe aa teteh cucu cicit kan bisa berabe gedungku meledak hehehe. Tapi mbak Gatri dengan luwes bilang kalau dia bisa mengarahkan calon customer untuk mencoba makanan di venue lain.
8. Mbak Gatri (marketing Resti Catering) standby dari awal sampai akhir acara. Aku yakin penanganan masalah bisa lebih cepat kalau Mbak Gatri ada, jadi klien nggak perlu khawatir. Oya, kayaknya sih saat hari H ada juga calon customer Resti yang datang tapi kalau ga salah cuma lihat2 aja soalnya abis acara Mbak Gatri nanya soal CP Vendor Dekorasi aku.
9. Sepeda buah yang dijanjikan tampil apik dan menarik!
Setahuku tamu2 bebas ambil buahnya :)
10. Dessert-nya enak dan tampil menarik banget!
Kiri: puding, Kanan: kue sus angsa
11. Semua tamu gak ada yg komplain soal catering! Yang ada malah memuji makanannya. Ini yg memuji itu tamuku yg food editor dan pernah nyobain restoran Michelin sampai ke Spanyol lho. Bangga dong aku dipuji sama tamu yang seleranya tinggi. Haha! Para sesepuh yg relatif 'lebih tahu' soal makanan pun berkomentar sangat baik soal menu makanan yang disajikan. "Sedap dan lezat" kata pakde-bude lewat BBM ke Mamaku.

12. Last but not least, aku masih bisa bawa sisa makanan (termasuk kambing guling lho) yang melimpah ruah untuk keluarga inti dan beberapa saudara. Acaraku Sabtu malam, tapi makanan buffetnya sampe Selasa juga masih sisa dan enak... Abis itu ya ludes deh! Hehehe

CONS:
Satu-satunya hal yang menurutku sedikit mengganggu adalah saat pelaksanaan acara, jus yg seharusnya jambu dan mangga jadi jambu dan sirsak! Memang sih waktu milih aku sempet nulis jambu, mangga, sirsak karena kirain bisa 3 jus. Tapi udah aku ganti secara tertulis jadi jambu dan mangga, tapi mungkin ada kesalahpahaman di bagian jus. Tapi gapapa sih, menurutku sih masih bisa dimaafkan karena penampilan secara keseluruhan sudah sangat memuaskan. Nah, saranku kepada calon pengantin: harus lebih detil dan hati-hati sekali saat milih makanan/minuman. Salah satunya mungkin dengan cara menanyakan berapa tipe makanan/minuman yang akan disajikan :) 

Terimakasih yg sebesar-besarnya saya ucapkan untuk Mbak Gatri dari Resti Catering yang sudah sabar mendengarkan segala permintaan dan keluh kesah dari saya. Aku kasih tahu aja, walaupun sedikit lebih mahal daripada catering lain pada umumnya tapi dijamin gak akan nyesel karena pasti tamu gak akan ada yg komplain selama kalian rajin test food dan milih makanan favorit! Kesimpulan: Resti Catering TOP BGT.

Nilai: 9 dari 10!

Bagi yang mau hubungi Resti Catering, bisa langsung ke Mbak Gatri di nomor HP 081584218883 atau kantornya di (021)7244744.

Monday, May 12, 2014

Review Vendor Rias Pengantin: SANGGAR LIZA

Hi! Sebelumnya maaf kalau sudah lama gak ngisi hehe. Maklum sibuk (halah). Tapi berhubung banyak request dari teman-teman untuk review vendor, maka marilah saya mulai dengan review vendor tata rias pengantin yg saya pakai saat hari H pernikahan saya yaitu Sanggar Liza.

PROS:
1. Punctuality. Sangat tepat waktu! Malah saya dan keluarga yang telat padahal seluruh tim Sanggar Liza baik makeup dan hairdo-nya sudah siap tempur. Padahal setahuku paginya mereka ada pernikahan juga (akadku sore, resepsi malam, tapi tim dan panitia harus standby pukul 12 siang dan tim Sanggar Liza berhasil memenuhi janji).
2. Hasil yang bagus dan rapi. Teman-teman aku yang jago makeup rata2 pada muji bagus dan cantik juga. Mukaku yg asli Jawa tulen bisa disulap jadi Sunda karena pakai siger dan dandanan mba Fitri yang OK.
3. Kecepatan kerja. Ini bukan cuma aku yang bilang tapi mamaku dan anggota keluargaku yang lain. Mba Fitri juga tenang banget dandaninnya. Malah aku yg pengantinnya selesai duluan lho! Rambut juga rapi, ga nyangka pilihan hairdo akad yang baru ditentukan beberapa hari sebelum juga bisa pas juga sama mukaku.
4. Transisi rias dari akad ke resepsi juga sangat memuaskan. Akadku sendiri temanya nasional. Resepsinya Sunda siger. Untuk yang berminat rias Sunda, aku sarankan untuk mempertimbangkan Sanggar Liza, karena dia megang banget :)
5. Produk makeup yang digunakan juga relatif keren-keren banget kok. Ada Make Up For Ever, MAC, sponsnya setahu aku pake beauty blender (mahal punya), dlsb.

Rias pengantin: Sanggar Liza. Blangkon batik motif Sido Mukti: Properti Sanggar Liza. Kebaya dan Beskap Akad: Aluira. Lokasi: MRPI (Masjid Raya Pondok Indah)
CONS:
1. Operasional kendaraan. Sanggar Liza setahu aku akan meminta klien untuk memesankan mobil sendiri (walau cuma 1 buah tapi sempet bikin aku pusing juga soal waktu penjemputan). Untung aja aku punya Wedding Organizer yang sigap seperti Serenity WO *review menyusul* yang akhirnya dengan siap sedia mengantar tim rias sampai ke lokasi.
2. Saat berunding sama marketing-nya harus ekstra sabar hehehe. Saranku sih kalau ragu soal teknik rias dan tata rambut jangan terlalu dengerin pihak marketing tapi justru harus diskusi sama perias langsung!

Berikut beberapa foto lain yang berkaitan dengan rias saat resepsi pernikahan saya dan suami. Adapun seluruh dokumentasi adalah hasil karya Dekraft Photo.

Kebaya: Aluira. Beskap: Djoko Sasongko. Lokasi: MRPI (Masjid Raya Pondok Indah).
Hairdo: Sanggar Liza. Kebaya resepsi: Aluira. Lokasi: MRPI (Masjid Raya Pondok Indah)